Perjuangan di Sulawesi Selatan Kisah Robert Wolter Mongisidi dan Emmy Saelan adalah representasi heroik dari pengorbanan pemuda-pemudi Indonesia dalam merebut kemerdekaan, khususnya di medan laga Sulawesi Selatan. Mereka dikenal dengan keberanian di garis depan, tetapi ada juga narasi ikatan emosional yang kuat di tengah gelora revolusi.Pertemuan dan Benih Perjuangan (1945) Robert Wolter Mongisidi (Bote), pemuda asal Minahasa, dan Emmy Saelan, putri dari tokoh pergerakan Amin Saelan, bertemu di Makassar. Keduanya adalah alumni SMP Nasional Makassar, sebuah "kawah candradimuka" yang mencetak pejuang-pejuang muda saat itu. Di sinilah semangat anti-penjajah dan cinta pada Republik yang baru lahir menyatukan hati mereka, termasuk Maulwi Saelan, adik Emmy. Di tengah suasana perjuangan, benih-benih perasaan tumbuh, meskipun prioritas utama mereka adalah kemerdekaan Ibu Pertiwi. Sumpah di Medan Gerilya: Merah Putih di Atas Janji Suci (1946) Ketika situasi di Makassar memanas dengan...
"Temukan fakta menarik", berita hangat, dan insight terbaru serta momen penting, untuk selalu mengikuti perkembangan Sejarah, dan Peristiwa Nasional Indonesia dari awal, hingga kini, dan nanti.