Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tokoh Nasional

Soeharto: Dikenang, Dihujat, dan Dirindukan?

  Pemimpin ORDE BARU '...Membedah Kepemimpinan Soeharto dari Perspektif Rakyat Indonesia, antara Nostalgia Stabilitas Ekonomi dan Luka Trauma Politik yang tersisa hingga kini..." Soeharto, nama ikonik dalam sejarah Indonesia modern, telah menjadi pusat perdebatan panjang di kalangan rakyat, yang masih hangat dibahas hingga sepanjang sejarah perjalanan bangsa dibidang ekonomi, stabilitas keamanan dan kepastian hukum di dalam penyelenggaraan pemerintahan Selama 32 tahun memimpin sebagai presiden kedua Republik Indonesia (1967–1998), ia membangun fondasi stabilitas ekonomi melalui program pembangunan nasional, secara terencana dan bertahap melalui Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun). Namun dibalik kesuksesannya memimpin rakyat Indonesia ketika situasi ekonomi memburuk (inflasi 600%) dan ancaman ideologi komunis melalui "Nasakom" di era lama 1966, ternyata Soeharto masih meninggalkan jejak kontroversi kepemimpinan Soeharto yang otoriter sehingga membelah opini pub...

Tokoh-Tokoh Sumpah Pemuda dari Berbagai Daerah, Bersatu Demi Merdeka

Kisah Para Pemuda   Yang Menyatukan para Pemuda-Pemudi, dari seluruh Nusantara melaui "Ikrar_Suci_Sejarah" pada tanggal 28 Oktober 1928 di Jakarta, bernama: SUMPAH PEMUDA Suasana Bahagia & Heroik: Malam itu, di bawah cahaya lampu minyak yang temaram di Jalan Kramat Raya No. 106, Batavia, ketika suasana hening berubah menjadi saksi lahirnya sejarah besar bangsa, bangsa yang besar, bernama "INDONESIA". Suara langkah demi langkah pemuda dari berbagai penjuru Nusantara memenuhi ruangan sempit itu. Mereka datang bukan membawa senjata, melainkan tekad dan cinta tanah air . Dari Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, hingga Maluku, mereka semua berkumpul dengan satu cita-cita, guna: menyatukan Indonesia . Tanggal 28 Oktober 1928 pun menjadi abadi dalam sejarah. Dari kongres sederhana itu lahirlah Sumpah Pemuda , ikrar yang menembus batas suku, bahasa, dan pulau. Ikrar yang kelak menjadi pondasi bagi kemerdekaan Indonesia. Awal Mula Kongres Pemuda II Kongres Pemud...

9 hal, Soekarno tidak Hadir Upacara Pemakaman Pahlawan Revolusi

Ada apa dengan Presiden Soekarno? ".... Kontroversi dan Pertimbangan Politik di Balik Ketidakhadiran Presiden Soekarno, atas Peristiwa G30S/PKI tahun 1965 peristiwa paling kelam dan kejam dalam sejarah Indonesia, khususnya bagi TNI. Kekejaman yang merenggut nyawa para perwira tinggi Angkatan Darat dan Brimob Polri (KS TUBUN) di Jakarta, ditambah 3 (tiga) Perwira di Jogjakarta..." Setelah para Pahlawan Revolusi ditemukan pada tanggal 4 Oktober, lalu dimakamkan secara militer pada 5 Oktober 1965—bertepatan dengan Hari Ulang Tahun TNI—namun banyak pihak mempertanyakan mengapa Presiden Soekarno—yang pada saat itu masih menjabat sebagai Kepala Negara dan Panglima Tertinggi—tidak hadir dalam upacara pemakaman tujuh perwira tersebut. Ketidakhadiran Soekarno menimbulkan berbagai spekulasi dan multitafsir, baik dari sisi politik, militer, maupun pribadi. Mengapa Sang Proklamator mengambil langkah kontroversial ini di tengah situasi yang mendidih?  1.  Kronologi Singkat G30S/PKI  M...