Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sejarah Nasional

KARIER MILITER dan KISAH ASMARA "PIERRE TENDEAN" Pahlawan Revolusi.

Kapten PIERRE TENDEAN Lahir dan Latar Belakang Keluarga Kapten Pierre Andries Tendean lahir di Jakarta pada 21 Februari 1939. Ia berasal dari keluarga dengan latar belakang budaya yang unik, yaitu campuran Minahasa, Prancis dan Belanda. Ayahnya bernama Dr. A.L. Tendean , seorang dokter yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Sementara ibunya adalah Maria Elizabeth Cornet , seorang wanita keturunan Belanda. Dari keluarganya inilah Pierre tumbuh sebagai pribadi yang disiplin, cerdas, dan berkarakter kuat. Agama Pierre Tendean dibesarkan dalam keluarga Katolik . Didikan agama dan nilai moral yang kuat menjadi pegangan hidup Pierre Tendean dalam menjalani masa muda maupun pengabdiannya di militer. Pendidikan Masa kecil dan remajanya dihabiskan di Magelang , Tendean mengenyam pendidikan dasar di Sekolah Rakyat Boton (sekarang ditempati SMP Negeri 4) di Magelang. Pada tahun 1952, Tendean mulai belajar di SMP Negeri 1 dan kemudian pada tahun 1955 di SMA bagian B (sekarang SMA Nege...

Tokoh-Tokoh Sumpah Pemuda dari Berbagai Daerah, Bersatu Demi Merdeka

Kisah Para Pemuda   Yang Menyatukan para Pemuda-Pemudi, dari seluruh Nusantara melaui "Ikrar_Suci_Sejarah" pada tanggal 28 Oktober 1928 di Jakarta, bernama: SUMPAH PEMUDA Suasana Bahagia & Heroik: Malam itu, di bawah cahaya lampu minyak yang temaram di Jalan Kramat Raya No. 106, Batavia, ketika suasana hening berubah menjadi saksi lahirnya sejarah besar bangsa, bangsa yang besar, bernama "INDONESIA". Suara langkah demi langkah pemuda dari berbagai penjuru Nusantara memenuhi ruangan sempit itu. Mereka datang bukan membawa senjata, melainkan tekad dan cinta tanah air . Dari Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, hingga Maluku, mereka semua berkumpul dengan satu cita-cita, guna: menyatukan Indonesia . Tanggal 28 Oktober 1928 pun menjadi abadi dalam sejarah. Dari kongres sederhana itu lahirlah Sumpah Pemuda , ikrar yang menembus batas suku, bahasa, dan pulau. Ikrar yang kelak menjadi pondasi bagi kemerdekaan Indonesia. Awal Mula Kongres Pemuda II Kongres Pemud...

Dari Jalan Kramat 106 untuk Indonesia (Sumpah Pemuda)

Jalan Kramat JAKARTA Sebuah Kisah di Balik Dinding Gedung Tua yang Melahirkan Ikrar Persatuan Bangsa. Di tengah hiruk-pikuk Batavia kolonial tahun 1928, ada sebuah rumah sederhana di Jalan Kramat Raya Nomor 106. Bangunannya tak megah, tapi di sanalah sejarah besar bangsa Indonesia dimulai. Bangunan itu milik Etnis Thionghoa, yang telah berjasa menuju Indonesia, yang bersatu padu dibawah "Sumpah Pemuda". Pada akhir Oktober tahun itu, para pemuda dari berbagai penjuru Nusantara datang berkumpul. Mereka datang bukan dengan senjata, melainkan dengan semangat persatuan. Mereka hadir penuh gembira, di ruangan yang tak seberapa luas itu, lahirlah ikrar suci yang menggetarkan jiwa:  "Sumpah Pemuda". Sejak malam bersejarah itu, Jalan Kramat 106 telah menjadi saksi atas kelahiran bangsa Indonesia (sebelum merdeka 1945). A. Dari Gagasan menjadi Kongres Awal tahun 1928, organisasi-organisasi pemuda yang tersebar di berbagai daerah mulai menyadari bahwa perjuangan mereka ta...

2 Prestasi Besar Sarwo Edhie: G30S PKI '65 dan PEPERA PAPUA '69

Biografi Jenderal Sarwo Edhie Wibowo Sarwo Edhie Wibowo adalah seorang tokoh militer legendaris Indonesia yang lahir di Purworejo, Jawa Tengah, pada 25 Juli 1925 (beberapa sumber lain menyebut 1927). A .  Latar Belakang Keluarga Sarwo Edhie Wibowo adalah putra dari R. Kartowilogo, yang pada masa penjajahan Belanda bekerja sebagai Kepala Rumah Gadai atau Kepala Pajak di Purworejo, dan ibunya bernama Raden Ayu Sutini. Kedua orangtuanya adalah " keturunan ningrat Jawa." Pada tahun 1949, ia menikahi Sunarti Sri Hadiyah binti Danu Sunarto . Dari pernikahan ini, dikaruniai 7 tujuh anak, di antaranya: -  Kristiani Herrawati (yang kemudian menjadi Ibu Negara sebagai istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) - Pramono Edhie Wibowo (yang juga meraih pangkat Jenderal dan menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat).  B.  Jenjang Pendidikan dan Latihan Sarwo Edhie menempuh pendidikan dasar di HIS dan melanjutkan ke MULO serta SMA. Karir militernya dimulai pada masa pen...

Kisah Heroik EMMY SAELAN: Srikandi Muda-Makassar menolak NICA (Belanda):

Di ujung pulau yang berbentuk Huruf "K", terdapat sebuah Kota, yaitu Kota Makassar, didalamnya ada seorang Gadis Pemberani --Cantik Muda Belia , ia bernama : " Emmy Saelan," perempuan muda Makassar yang pemberani, memilih "Gugur terhormat" di medan perang Sulawesi Selatan melawan pasukan Belanda.  Sejarah perjuangan bangsa Indonesia tidak hanya dipenuhi oleh tokoh laki-laki, tetapi juga ada perempuan tangguh yang gagah berani mengangkat senjata. Salah satu di antaranya adalah "Emmy Saelan", srikandi asal Makassar yang namanya harum semerbak sebagai pejuang revolusi, dari kaum hawa. Emmy Saelan di usia sangat muda, ia memilih jalan terhormat: bertempur hingga akhir, untuk melawan pasukan NICA Belanda. Kisahnya menjadi simbol bahwa perempuan Indonesia mampu berdiri sejajar dengan laki-laki dalam medan juang. Meski sebaliknya adapula lelaki yang menjadi "Pecundang" bahkan Pengkhianat di Negeri ini. Pembahasan tentang EMMY SAELAN :  Emmy Sa...