Langsung ke konten utama

Biografi Laksamana RE MARTADINATA: Pahlawan Nasional, KSAL Pertama, dan Pandangan politiknya

".... Biografi singkat: tentang Kisah hidup RE MARTADINATA: sebagai Keluarga ningrat Sunda, Jenjang pendidikan, Karier militer, Pandangan politik, hingga hubungan RE Martadinata dengan Presiden Soekarno dan TNI-AD...."

Laksamana TNI (Anumerta) Raden Eddy Martadinata adalah orang pertama Indonesia, yang meraih pangkat Laksamana (Jenderal Tertinggi). Jenderal  🌟  Binrang 4  dari Kesatuan TNI-Angkatan Laut). 

RE MARTADINATA, adalah salah satu tokoh besar dalam sejarah militer, dan perjuangan Indonesia. Lahir di kota Bandung pada 29 Maret 1921, ia meniti karier hingga menjadi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL).

Selain dikenal sebagai perwira laut yang cerdas, ia juga memiliki pandangan politik yang tegas dan jelas, meski sering berada dalam posisi sulit di antara 3 (tiga) bagian, yaitu; Presiden Soekarno, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Darat.

1.  Latar Belakang / Keluarga

Nama lengkap: Raden Eddy Martadinata

Lahir: 29 Maret 1921, Bandung, Jawa Barat

Orang Tua: 

Ayah : Raden Ruhiyat Martadinata (ayah) 

(Seorang bangsawan Sunda "Ningrat", yang bekerja di Departemen Peperangan Hindia Belanda)

Ibu Kandung: Nyi Raden Suhaeni (meninggal ketika itu, R.E Martadinata masih kecil)

Nama Istri: Soetiarsih Soeraputra 

(juga disebut Sutiyarsih Soeraputra atau Nyonya Soetijarsih). 

Dari perkawinannya, mereka memiliki 7 (tujuh) anak, 5 Perempuan, 2 laki-laki 

- Soehaeny Martadinata

- Siti Khadijah Martadinata

- Siti Judiati Martadinata

- Irzansyah Martadinata

- Siti Mariam Martadinata

- Vittorio Kuntadi Martadinata 

- Roswita Riyanti Martadinata 

Nama saudara: R.M. Suwito Martadinata. 

Nama Paman: Roechimat Mertakusumah. 

Mereka adalah keluarga ningrat - Sunda yang terpandang dan dihormati. Meski demikian, mereka tetap rendah diri dan merakyat, serta memiliki kepedulian dan empati sosial.

2.  Jenjang Pendidikan

- HIS (Hollandsch Inlandsche School)

- MULO Bandung

- AMS Jakarta

- Geneeskundige Hoge School 

(Sekolah Tinggi Kedokteran, tidak selesai)

- Sekolah Tinggi Pelayaran Tjikalong, Bandung.

3.  Karier Militer

1945 : Ikut membentuk BKR Laut setelah Proklamasi. (BKR adalah cikal bakal TNI)

1946 : Menjadi perwira TKR Laut berpangkat Mayor Laut.

1950-an : Menduduki berbagai jabatan penting di TNI AL.

1959 : Diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL).

1963 – 1966: Memimpin TNI AL dalam Konfrontasi Indonesia–Malaysia.

4. Pandangan Politik RE MARTADINATA 

Sebelum 1945: Nasionalis, anti-penjajahan, ingin Indonesia merdeka dan punya kekuatan laut tersendiri, yang "Mandiri dan Profesional"

1945–1950-an: Mendukung Soekarno, kemudian fokus membangun kekuatan Angkatan Laut. TNI AL sebagai Penjaga Laut dan Pantai Indonesia. 

Konfrontasi Indonesia-Malaysia 

1960-an: RE Martadinata (KSAL) Mendukung politik luar negeri Soekarno, terutama Konfrontasi Malaysia. Namun ia menolak, jika militer (TNI-AL) ditarik terlalu dalam ke ranah politik yang penuh dinamika dan konflik-konflik politik.

Pasca 1965: RE Martadinata, sebagai orang nomor satu di kesatuan TNI-AL, sangat hati-hati menghadapi dinamika G30S/PKI. Ia tetap setia kepada Soekarno, tetapi juga menolak menyeret Angkatan Laut dalam konflik kepentingan antara TNI AD dan PKI.

5. Kutipan Terkenal RE Martadinata

Salah satu pernyataannya yang sering dikenang: " ...Laut adalah masa depan bangsa. Tanpa kekuatan laut yang kuat, Indonesia tidak akan pernah menjadi bangsa yang benar-benar merdeka.....”

Kutipan ini menggambarkan pandangannya bahwa kekuatan maritim adalah penopang bagi kedaulatan Indonesia.

6. Hubungan Politik: Soekarno dan TNI AD

Dengan Presiden Soekarno:

Martadinata adalah perwira laut yang dekat dengan Presiden Soekarno. Ia mendukung gagasan maritim Soekarno dan kebijakan Konfrontasi Malaysia. Kesetiaannya kepada Soekarno sering membuatnya dicurigai oleh pihak lain sebagai terlalu pro-presiden.

Dengan TNI Angkatan Darat:

Hubungannya dengan Angkatan Darat kerap diwarnai ketegangan, terutama setelah peristiwa G30S/PKI. Banyak perwira AD menuduh Angkatan Laut terlalu dekat dengan PKI karena sikap netralnya. Namun, Martadinata menolak tuduhan itu dan tetap menjaga agar AL tidak terpecah. Sikapnya ini memperlihatkan, tentang perbedaan cara pandang antara dirinya beserta jajarannya dan pandangan pimpinan TNI AD pada masa itu.

7.  Akhir Hayat hidup RE MARTADINATA 

Pada 6 Oktober 1966, RE Martadinata wafat dalam kecelakaan helikopter di Gunung Riung (Cisarua-Bogor) Jawa Barat. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dan dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 1968.

8.  Penghargaan dan Warisan

- Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1966.

- Namanya diabadikan untuk Kapal Perang Indonesia (KRI RE Martadinata), Nama-nama Jalan, hingga nama sekolah-sekolah.

- Dikenang sebagai tokoh Angkatan Laut yang nasionalis, berwibawa, dan visioner.

===💓Terima Kasih🇲🇨==Hormat Santun 

Dari saya: 🙏🏻 RENDI (Panglima 05)🦜



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah SOEHARTO: dari Sawah Kemusuk, Tumpas PKI jadi Presiden, hingga "Lengser Keprabon" 1998

"... Kisah panjang perjalanan hidup Jenderal Besar H. M. Soeharto — dari anak petani desa kemusuk- Jogjakarta yang pemalu hingga sukses jadi presiden paling lama memimpin Indonesia selama 32 tahun...."   Soeharto adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia modern. Lahir di sebuah desa kecil bernama Kemusuk, Yogyakarta, ia tumbuh dalam kesederhanaan, jauh dari gemerlap kota, dan gelimangan harta, apalagi kekuasaan orangtuanya. Namun takdir membawanya menapaki jalan panjang: dari seorang bocah sawah yang pemalu, menjadi prajurit militer, lalu menjadi Jenderal Besar, hingga akhirnya menjadi " Presiden Republik Indonesia ke-2  (1967- 1998), s elama hampir 32 tahun ia memimpin negeri ini dalam era yang disebut Orde Baru. Namanya dikenang sebagai Bapak Pembangunan, tetapi juga meninggalkan kontroversi besar. Inilah kisah panjang, penuh drama, tentang perjalanan hidup Soeharto — dari sawah Kemusuk hingga detik-detik lengser pada 1998. A.  Latar Belakang:...

Mayjen PRANOTO: Pengganti Ahmad Yani, dilarang ketemu Soekarno, lalu "Dipenjara" 15 Tahun

". ..Gejolak Politik 1965, terangkum pula "Kisah Pranoto sebagai Pengganti (sementara) Panglima AD Ahmad Yani, berikut kisah perjalanan hidupnya, yang dituduhkan (gosip) terlibat G30S PKI, lalu di Penjara 15 Tahun..." Pranoto Reksosamodra, lahir di Surakarta (Jawa Tengah) tahun 1920, dia adalah salah satu perwira TNI Angkatan Darat yang dikenal profesional dan moderat. Namanya sempat mencuat sebagai calon pengganti Panglima AD Jenderal Ahmad Yani pada peristiwa G30S 1965. Namun, dominasi politik militer dan krisis nasional membuatnya tersingkir, mengalami penahanan, dan kehilangan peluang kepemimpinan. Biografi ini menelusuri perjalanan karier dan kehidupan Pranoto dalam konteks politik-militer Indonesia yang kompleks. A.  Awal Karier Militer        Pranoto memulai karier sebagai perwira Angkatan Darat pasca-kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Dalam era sebagai awal pembentukan TNI, ia memiliki kemampuan strategi, disiplin, dan loyalitasnya membuat karir menanja...

3 Nama "Penumpas" G30S PKI: SOEHARTO, SARWO, NASUTION

"... Sejarah kelam bangsa Indonesia, akibat terjadinya pengkhianatan melalui G30S/PKI 1965. Disebut "Pengkhianatan" karena dilakukan oleh beberapa tokoh nasional Indonesia,  Pejabat Negara (Menteri/Wakil menteri) serta sejumlah oknum militer (TNI)... "  Peristiwa G30S/PKI merupakan tragedi besar dalam sejarah Indonesia modern, yang masih berusia "20 tahun Merdeka". Peristiwa itu, terjadi pada malam 30 September 1965, dimana Partai Komunis Indonesia (PKI) melancarkan gerakan militer yang menargetkan pucuk pimpinan Angkatan Darat, dengan memakai istilah "Dewan Jenderal" yang mengakibatkan " Tujuh Perwira" menjadi korban dalam peristiwa keji tersebut. Namun, gerakan itu hanya bertahan singkat karena dalam hitungan hari, kekuatan militer di bawah kendali Mayor Jenderal Soeharto, didukung Kolonel Sarwo Edhie Wibowo dan Jenderal A.H. Nasution, berhasil menumpasnya. Dari tragedi itu, lahir babak baru sejarah Indonesia yang dikenal sebagai O...