Langsung ke konten utama

Postingan

Inilah Pembawa SUPERSEMAR: Suharto menuju Presiden

" Dari Kostrad hingga Supersemar, inilah lingkar inti yang menopang Soeharto menyingkirkan PKI dan menapakkan kakinya menuju kursi Presiden, melalui Surat Perintah Sebelas Maret, dikenal dengan nama: "SUPERSEMAR" Sejarah bangsa Indonesia pada kurun 1962–1968 ibarat panggung besar yang penuh intrik, darah, dan permainan kekuasaan. Di tengah pusaran itu, nama Soeharto perlahan muncul ke permukaan, terutama ketika ia sukses sebagai Komandan Operasi Mandala, yang berkedudukan di Makassar dalam Peristiwa Trikora, merebut Irian Barat.        Di balik kesuksesannya, Suharto tidak sendirian. Ada sebuah "lingkaran setia" mendukungnya dari berbagai elemen: para jenderal tempur, Jenderal ahli intelijen, teknokrat, pengusaha, dan Ketua Mahasiswa (KAMI, KAPPI). Merekalah semua pasukan bayangan yang mampu menyingkirkan PKI dari bumi Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya Orde Baru, melalui Supersemar. Kronologi Peristiwa di Sekitar Soeharto 1962 – Soeharto Menjadi...

PKI : Tragedi berdarah dari Sumur Soco Magetan hingga ke Sumur Lubang Buaya

". ...Tragedi Berdarah yang Menggores Luka Bangsa Indonesia, dari Sumur Soco Magetan hingga Sumur Lubang Buaya...."         Sejarah Indonesia tidak hanya berisi tentang kisah kepahlawanan melawan penjajah, tetapi juga perjuangan melawan bangsa sendiri (PKI) yang menggores lembaran kelam ketika sesama anak bangsa saling menghunus senjata. Sejarah mencatat, PKI telah melakukan serangkaian aksi pemberontakan dan pembantaian yang merenggut ratusan ribu nyawa (1927 - 1965). Dari jeritan yang terperangkap di dalam sumur tua Magetan (dikubur hidup-hidup), hingga jasad jenderal yang dilemparkan ke sumur tua di Lubang Buaya, sejarah ini menjadi peringatan bahwa ambisi politik tanpa nurani hanya menyisakan duka, menyengsarakan anak negeri, korban jiwa bukan hanya dari militer, tapi juga dari Anggota Kepolisian (Brimob - POLRI). KS TUBUN  1. Pemberontakan PKI 1926–1927           PKI pertama kali memberontak melawan pemerintah Belanda. Aksi bersenja...

ALI MURTOPO ikut mencetak SUHARTO jadi Presiden RI ke-2

".... Di balik kekuasaan Soeharto yang menaklukkan G30S PKI 1965, akhirnya SUHARTO meraih panggung politik Indonesia selama lebih dari tiga dekade, tersembunyi sosok yang jarang disebut dalam buku sejarah resmi: Letnan Jenderal (Purn.) ALI MURTOPO.."         Ba gaimana Strategi, Intelijen, dan Politik Rahasia Membentuk Orde Baru Pemerintahan Soeharto, di kawal oleh Letjend ALI MURTOPO. Dia bukan hanya sebagai "Penasihat militer", dibidang Intelijen, untuk mengendalikan kekuatan militer tetapi juga arsitek rahasia di balik panggung politik, militer, penguatan GOLKAR, dan penguasaan narasi media. Dari operasi rahasia hingga diplomasi internasional, sepak terjangnya menentukan jalan sejarah Indonesia modern. A. Latar Belakang: Sang Arsitek Strategis           Lahir pada 1924, Ali Moertopo bukan tokoh biasa. Dari anggota laskar Hisbullah di Pekalongan hingga pendiri CSIS, ia meniti jalan sebagai “jagoan intelijen” yang selalu bergerak di balik l...

Mayjen PRANOTO: Pengganti Ahmad Yani, dilarang ketemu Soekarno, lalu "Dipenjara" 15 Tahun

". ..Gejolak Politik 1965, terangkum pula "Kisah Pranoto sebagai Pengganti (sementara) Panglima AD Ahmad Yani, berikut kisah perjalanan hidupnya, yang dituduhkan (gosip) terlibat G30S PKI, lalu di Penjara 15 Tahun..." Pranoto Reksosamodra, lahir di Surakarta (Jawa Tengah) tahun 1920, dia adalah salah satu perwira TNI Angkatan Darat yang dikenal profesional dan moderat. Namanya sempat mencuat sebagai calon pengganti Panglima AD Jenderal Ahmad Yani pada peristiwa G30S 1965. Namun, dominasi politik militer dan krisis nasional membuatnya tersingkir, mengalami penahanan, dan kehilangan peluang kepemimpinan. Biografi ini menelusuri perjalanan karier dan kehidupan Pranoto dalam konteks politik-militer Indonesia yang kompleks. A.  Awal Karier Militer        Pranoto memulai karier sebagai perwira Angkatan Darat pasca-kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Dalam era sebagai awal pembentukan TNI, ia memiliki kemampuan strategi, disiplin, dan loyalitasnya membuat karir menanja...

Adik TNI - Kakak PKI : S Parman TNI-AD, sedangkan Sakirman PKI

" ...Dua saudara, Dua jalan, Dua ideologi, Dua pemikiran tapi $atu tujuan yaitu demi mengisi alam Kemerdekaan Indonesia..." Kita tentu mengenal nama Letjen S Parman (Pahlawan Revolusi) sebagai Pentolan TNI, ternyata ia memiliki kakak kandung bernama Sakirman sebagai dedengkot PKI A. Dua bersaudara: TNI  -  PKI  Keluarga "Kasido Kromodihaijo", dan istrinya Marinah Kromodiharjo, sebagai seorang pedagang sukses di Wonosobo. Mereka tinggal di Jalan Mentaraman, Kampung Sudagaran, Wonosobo (Jawa Tengah). Kasido dikenal sebagai pedagang yang cukup berhasil, yang kemungkinan besar bergerak di bidang perdagangan umum atau komoditas lokal di wilayah Wonosobo. Kehidupan keluarga ini cukup terpandang atas keberhasilannya sebagai pedagang mendukung pendidikan dan perkembangan bagi anak-anaknya. Dari perkawinannya melahirkan 11 orang anak, meskipun pada akhirnya , keluarga ini kemudian terpecah oleh konflik ideologis diantara anak-anaknya—Sakirman di kiri (PKI) dan S. Parman di k...

AH Nasution dari Kopral jadi Jenderal (Besar)

Jenderal (Besar) TNI Abdul Haris Nasution (A.H. Nasution) adalah salah satu tokoh militer paling sentral, terkenal dan terkenang dalam perjalanan sejarah Indonesia. Tokoh Nasional yang pantas menjadi Presiden Republik Indonesia, namun ia menyadari dirinya bukan orang Jawa, ia juga hampir menjadi Korban keganasan G30S PKI. Namun yang menjadi korban adalah Pierre Tendean (sang ajudan) dan Ade Irma Suryani  (putrinya). Beliau hanya memiliki 2 putri, maka tersisa adalah YANTI (Putri Sulung) Beliau dikenal pribadi yang kuat pada prinsipnya jika itu menyangkut kepentingan bangsa dan negara. Dia pula sering berseberangan dengan Presiden RI-1 (Soekarno) pada jaman orde lama, demikian pula dengan Presiden RI-2 (Soeharto) pada jaman orde baru. Namun ia juga salah satu kunci " SUPSERSEMAR " (Surat Perintah Sebelah Maret) yang dijadikan dasar olehnya melantik Letjen Soeharto, sebagai PeNjabat Presiden (sementara) untuk menggantikan Presiden sebelumnya (Soeharto). Bahkan sebelum melanti...

YANTI (kakak): ADE IRMA SURYANI NASUTION

".. .Kisah Hidup traumatis, Perjuangan, dedikasi dan Warisan Sosial dari Putri Sulung Jenderal A.H. Nasution, satu-satunya yang masih hidup...."    Hendrianti Sahara Nasution ( Yanti )  Lahir sebagai putri sulung Jenderal Besar A.H. Nasution. Hidupnya merupakan saksi bisu dari salah satu peristiwa paling "kelam dan kejam" dalam sejarah Indonesia, yakni insiden G30S/PKI pada 30 September 1965. Biografi ini menelusuri perjalanan hidup Yanti, sebagai saksi langsung yang terjadi di rumahnya ketika ia masih duduk di bangku SMP Kelas 2. Mari kita mencoba menelusuri (jajaki) mulai dari masa kecil hingga wafatnya pada 2021, A. Latar Belakang Keluarga              Hendrianti Sahara Nasution ( Yanti ) lahir sekitar tahun 1952 sebagai putri sulung dari pasangan Jenderal Besar A.H. Nasution dan Johanna Sunarti. Sejak kecil, Yanti yang cantik jelita, tumbuh dalam lingkungan disiplin militer, namun rendah hati tidak sombong apalagi pamer. Misalnya: " ...