Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

PKI : Tragedi berdarah dari Sumur Soco Magetan hingga ke Sumur Lubang Buaya

". ...Tragedi Berdarah yang Menggores Luka Bangsa Indonesia, dari Sumur Soco Magetan hingga Sumur Lubang Buaya...."         Sejarah Indonesia tidak hanya berisi tentang kisah kepahlawanan melawan penjajah, tetapi juga perjuangan melawan bangsa sendiri (PKI) yang menggores lembaran kelam ketika sesama anak bangsa saling menghunus senjata. Sejarah mencatat, PKI telah melakukan serangkaian aksi pemberontakan dan pembantaian yang merenggut ratusan ribu nyawa (1927 - 1965). Dari jeritan yang terperangkap di dalam sumur tua Magetan (dikubur hidup-hidup), hingga jasad jenderal yang dilemparkan ke sumur tua di Lubang Buaya, sejarah ini menjadi peringatan bahwa ambisi politik tanpa nurani hanya menyisakan duka, menyengsarakan anak negeri, korban jiwa bukan hanya dari militer, tapi juga dari Anggota Kepolisian (Brimob - POLRI). KS TUBUN  1. Pemberontakan PKI 1926–1927           PKI pertama kali memberontak melawan pemerintah Belanda. Aksi bersenja...

ALI MURTOPO ikut mencetak SUHARTO jadi Presiden RI ke-2

".... Di balik kekuasaan Soeharto yang menaklukkan G30S PKI 1965, akhirnya SUHARTO meraih panggung politik Indonesia selama lebih dari tiga dekade, tersembunyi sosok yang jarang disebut dalam buku sejarah resmi: Letnan Jenderal (Purn.) ALI MURTOPO.."         Ba gaimana Strategi, Intelijen, dan Politik Rahasia Membentuk Orde Baru Pemerintahan Soeharto, di kawal oleh Letjend ALI MURTOPO. Dia bukan hanya sebagai "Penasihat militer", dibidang Intelijen, untuk mengendalikan kekuatan militer tetapi juga arsitek rahasia di balik panggung politik, militer, penguatan GOLKAR, dan penguasaan narasi media. Dari operasi rahasia hingga diplomasi internasional, sepak terjangnya menentukan jalan sejarah Indonesia modern. A. Latar Belakang: Sang Arsitek Strategis           Lahir pada 1924, Ali Moertopo bukan tokoh biasa. Dari anggota laskar Hisbullah di Pekalongan hingga pendiri CSIS, ia meniti jalan sebagai “jagoan intelijen” yang selalu bergerak di balik l...

Mayjen PRANOTO: Pengganti Ahmad Yani, dilarang ketemu Soekarno, lalu "Dipenjara" 15 Tahun

". ..Gejolak Politik 1965, terangkum pula "Kisah Pranoto sebagai Pengganti (sementara) Panglima AD Ahmad Yani, berikut kisah perjalanan hidupnya, yang dituduhkan (gosip) terlibat G30S PKI, lalu di Penjara 15 Tahun..." Pranoto Reksosamodra, lahir di Surakarta (Jawa Tengah) tahun 1920, dia adalah salah satu perwira TNI Angkatan Darat yang dikenal profesional dan moderat. Namanya sempat mencuat sebagai calon pengganti Panglima AD Jenderal Ahmad Yani pada peristiwa G30S 1965. Namun, dominasi politik militer dan krisis nasional membuatnya tersingkir, mengalami penahanan, dan kehilangan peluang kepemimpinan. Biografi ini menelusuri perjalanan karier dan kehidupan Pranoto dalam konteks politik-militer Indonesia yang kompleks. A.  Awal Karier Militer        Pranoto memulai karier sebagai perwira Angkatan Darat pasca-kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Dalam era sebagai awal pembentukan TNI, ia memiliki kemampuan strategi, disiplin, dan loyalitasnya membuat karir menanja...

Adik TNI - Kakak PKI : S Parman TNI-AD, sedangkan Sakirman PKI

" ...Dua saudara, Dua jalan, Dua ideologi, Dua pemikiran tapi $atu tujuan yaitu demi mengisi alam Kemerdekaan Indonesia..." Kita tentu mengenal nama Letjen S Parman (Pahlawan Revolusi) sebagai Pentolan TNI, ternyata ia memiliki kakak kandung bernama Sakirman sebagai dedengkot PKI A. Dua bersaudara: TNI  -  PKI  Keluarga "Kasido Kromodihaijo", dan istrinya Marinah Kromodiharjo, sebagai seorang pedagang sukses di Wonosobo. Mereka tinggal di Jalan Mentaraman, Kampung Sudagaran, Wonosobo (Jawa Tengah). Kasido dikenal sebagai pedagang yang cukup berhasil, yang kemungkinan besar bergerak di bidang perdagangan umum atau komoditas lokal di wilayah Wonosobo. Kehidupan keluarga ini cukup terpandang atas keberhasilannya sebagai pedagang mendukung pendidikan dan perkembangan bagi anak-anaknya. Dari perkawinannya melahirkan 11 orang anak, meskipun pada akhirnya , keluarga ini kemudian terpecah oleh konflik ideologis diantara anak-anaknya—Sakirman di kiri (PKI) dan S. Parman di k...

AH Nasution dari Kopral jadi Jenderal (Besar)

Jenderal (Besar) TNI Abdul Haris Nasution (A.H. Nasution) adalah salah satu tokoh militer paling sentral, terkenal dan terkenang dalam perjalanan sejarah Indonesia. Tokoh Nasional yang pantas menjadi Presiden Republik Indonesia, namun ia menyadari dirinya bukan orang Jawa, ia juga hampir menjadi Korban keganasan G30S PKI. Namun yang menjadi korban adalah Pierre Tendean (sang ajudan) dan Ade Irma Suryani  (putrinya). Beliau hanya memiliki 2 putri, maka tersisa adalah YANTI (Putri Sulung) Beliau dikenal pribadi yang kuat pada prinsipnya jika itu menyangkut kepentingan bangsa dan negara. Dia pula sering berseberangan dengan Presiden RI-1 (Soekarno) pada jaman orde lama, demikian pula dengan Presiden RI-2 (Soeharto) pada jaman orde baru. Namun ia juga salah satu kunci " SUPSERSEMAR " (Surat Perintah Sebelah Maret) yang dijadikan dasar olehnya melantik Letjen Soeharto, sebagai PeNjabat Presiden (sementara) untuk menggantikan Presiden sebelumnya (Soeharto). Bahkan sebelum melanti...

YANTI (kakak): ADE IRMA SURYANI NASUTION

".. .Kisah Hidup traumatis, Perjuangan, dedikasi dan Warisan Sosial dari Putri Sulung Jenderal A.H. Nasution, satu-satunya yang masih hidup...."    Hendrianti Sahara Nasution ( Yanti )  Lahir sebagai putri sulung Jenderal Besar A.H. Nasution. Hidupnya merupakan saksi bisu dari salah satu peristiwa paling "kelam dan kejam" dalam sejarah Indonesia, yakni insiden G30S/PKI pada 30 September 1965. Biografi ini menelusuri perjalanan hidup Yanti, sebagai saksi langsung yang terjadi di rumahnya ketika ia masih duduk di bangku SMP Kelas 2. Mari kita mencoba menelusuri (jajaki) mulai dari masa kecil hingga wafatnya pada 2021, A. Latar Belakang Keluarga              Hendrianti Sahara Nasution ( Yanti ) lahir sekitar tahun 1952 sebagai putri sulung dari pasangan Jenderal Besar A.H. Nasution dan Johanna Sunarti. Sejak kecil, Yanti yang cantik jelita, tumbuh dalam lingkungan disiplin militer, namun rendah hati tidak sombong apalagi pamer. Misalnya: " ...

Kisah SOEHARTO: dari Sawah Kemusuk, Tumpas PKI jadi Presiden, hingga "Lengser Keprabon" 1998

"... Kisah panjang perjalanan hidup Jenderal Besar H. M. Soeharto — dari anak petani desa kemusuk- Jogjakarta yang pemalu hingga sukses jadi presiden paling lama memimpin Indonesia selama 32 tahun...."   Soeharto adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia modern. Lahir di sebuah desa kecil bernama Kemusuk, Yogyakarta, ia tumbuh dalam kesederhanaan, jauh dari gemerlap kota, dan gelimangan harta, apalagi kekuasaan orangtuanya. Namun takdir membawanya menapaki jalan panjang: dari seorang bocah sawah yang pemalu, menjadi prajurit militer, lalu menjadi Jenderal Besar, hingga akhirnya menjadi " Presiden Republik Indonesia ke-2  (1967- 1998), s elama hampir 32 tahun ia memimpin negeri ini dalam era yang disebut Orde Baru. Namanya dikenang sebagai Bapak Pembangunan, tetapi juga meninggalkan kontroversi besar. Inilah kisah panjang, penuh drama, tentang perjalanan hidup Soeharto — dari sawah Kemusuk hingga detik-detik lengser pada 1998. A.  Latar Belakang:...

2 Prestasi Besar Sarwo Edhie: G30S PKI '65 dan PEPERA PAPUA '69

Biografi Jenderal Sarwo Edhie Wibowo Sarwo Edhie Wibowo adalah seorang tokoh militer legendaris Indonesia yang lahir di Purworejo, Jawa Tengah, pada 25 Juli 1925 (beberapa sumber lain menyebut 1927). A .  Latar Belakang Keluarga Sarwo Edhie Wibowo adalah putra dari R. Kartowilogo, yang pada masa penjajahan Belanda bekerja sebagai Kepala Rumah Gadai atau Kepala Pajak di Purworejo, dan ibunya bernama Raden Ayu Sutini. Kedua orangtuanya adalah " keturunan ningrat Jawa." Pada tahun 1949, ia menikahi Sunarti Sri Hadiyah binti Danu Sunarto . Dari pernikahan ini, dikaruniai 7 tujuh anak, di antaranya: -  Kristiani Herrawati (yang kemudian menjadi Ibu Negara sebagai istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) - Pramono Edhie Wibowo (yang juga meraih pangkat Jenderal dan menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat).  B.  Jenjang Pendidikan dan Latihan Sarwo Edhie menempuh pendidikan dasar di HIS dan melanjutkan ke MULO serta SMA. Karir militernya dimulai pada masa pen...

Biografi Laksamana RE MARTADINATA: Pahlawan Nasional, KSAL Pertama, dan Pandangan politiknya

". ... Biografi singkat: tentang Kisah hidup RE MARTADINATA: sebagai Keluarga ningrat Sunda, Jenjang pendidikan, Karier militer, Pandangan politik, hingga hubungan RE Martadinata dengan Presiden Soekarno dan TNI-AD...." Laksamana TNI (Anumerta) Raden Eddy Martadinata adalah orang pertama Indonesia, yang meraih pangkat Laksamana (Jenderal Tertinggi). Jenderal  🌟  Binrang 4  dari Kesatuan TNI-Angkatan Laut).  RE MARTADINATA , adalah salah satu tokoh besar dalam sejarah militer, dan perjuangan Indonesia. Lahir di kota Bandung pada 29 Maret 1921, ia meniti karier hingga menjadi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL). Selain dikenal sebagai perwira laut yang cerdas, ia juga memiliki pandangan politik yang tegas dan jelas, meski sering berada dalam posisi sulit di antara 3 (tiga) bagian, yaitu; Presiden Soekarno, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Darat. 1.  Latar Belakang / Keluarga Nama lengkap: Raden Eddy Martadinata Lahir : 29 Maret 1921, Bandung, Jawa Barat Orang Tu...